YOU ARE WHAT YOU EAT…ya, itu adalah salah satu kata pepatah yang telah akrab dengan telinga kita, namun benarkah begitu adanya ?
Kalimat diatas jika dijabarkan akan menguraikan maksud kurang lebih seperti ini, fisik dan psikisnya seseorang itu akan terpengaruh dari apa yang dikonsumsinya. Jelas sekali faktor disini yaitu MAKANAN , karena makanan yang kita konsumsi itu sangat banyak macam ragamnya, mulai dari banyak macam jenis, manfaat hingga bermacam ragam pengaruh buruknya.
Pada hakikatnya sehat itu kondisi kita dalam keseimbangan.
Ada tiga kriteria orang sehat yang dikemukakan Munadjad Iskandar dalam bukunya Health Triad (Body, Mind,System.2010) yaitu :
Enak makan, menandakan bahwa metabolisme kita baik, artinya asupan makanan akan diubah menjadi energi untuk kegiatan sehari-hari.menggantikan sel tubuh yang mati, serta menjalankan sistem yang ada di dalam tubuh kita sehingga sistem kita dapat berjalan seimbang.
Enak tidur, berarti kita berada dalam kondisi psikologis yang baik.suliit tidur bisa menimbulkan stres, dan juga sebaliknya stres bisa mengakibatkan sulit tidur. Situasi yang demikian dapat menimbulkan sindroma karena stres
Nah, apa yang kita makan ternyata juga mempengaruhi tidur kita, siapa yang bisa nyenyak tidur dalam keadaan kenyang,diare, dsb ?
Enak defekasi, Defekasi adalah bagian dari sistem pembuangan atau ekskresi sisi-sisa metabolisme, pembuangan kuman serta za-zat yang tidak diperlukan tubuh. Kalau zat-zat tersebut tidak dibuang karena sistem ekskresi terganggu, berarti tubuh kita akan menimbulkan racun.
Dalam proses sistem pencernaan kita, jenis makanan yang kita konsumsi sangat mempengaruhi sistem eliminasi. Makanan yang memiliki banyak serat akan lebih mudah diserap dan dicerna oleh sistem tubuh kita tersebut.sehingga mempermudah proses eliminasi kita.
Makan adalah suatu aktifitas yang paling sering kita lakukan dalam sehari setelah shalat, yaitu 3 x sehari, nah, karena sering kita lakukan, maka tidak heran jika makan dikaitkan dengan keadaan fisik dan psikis, layaknya shalat, karena urgensinya yang besar sehingga kita pun akan merasakan manfaat-manfaatnya.
Kita semua berharap semua makanan yang kita konsumsi itu bermanfaat bagi tubuh, artinya makanan tersebut tidak menyebabkan gangguan pada tubuh. Untuk memenuhi harapan itu, maka kita harus mengetahui tentang fungsi, manfaat, dan dampak dari berbagai jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari agar kita tidak asal makan.
Untuk pertama sekali, mari kita bahas your body is what you consume.
*aroma tubuh
Makan daging merah umumnya bisa membuat kita memiliki bau badan yang lebih tajam. Enggak cuma itu, daging merah juga bikin tubuh kita agak lemas.
* proses defekasi enggak lancar
Susah buang air besar? Itu tandanya kita kurang makan sayur dan buah. Sehingga nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi dan pencernaan tidak lancar
* susah tidur
Tidur itu kegiatan yang super menyenangkan, benar kan? Disamping perasaan, makanan juga memiliki peran penting dengan kejadian-kejadian dalam hidup kita, termasuk tidur ini.gak mau kan gara-gara makanan yang buruk yang kita konsumsi, jadinya gak nyenyak tidur
*Bau mulut (halitosis)
Bau mulut adalah salah satu gangguan pada mulut karena oral hygiene yang kurang baik, atau juga karena makanan yang kita konsumsi, dan bisa juga disebabkan oleh riwayat penyakit tertentu misalnya pada orang yang ususnya kotor karena makan makanan ‘sampah’ atau penyakit-penyakit lainnya.
*Jerawatan
Jerawat adalah musuhnya orang-orang yang sangat peduli terhadap penampilannya, sebagaimana yang kita ketahui, selain hormon yang menjadi penyebab timbulnya jerawat, makanan juga menduduki posisi atas dalam prestasinya menimbulkan jerwat-jerawat tersebut.
*mengidap sejumlah penyakit yang berbahaya
Benar, makanan yang kita konsumsi itu berasal dari berbagai macam jenis, dan masing-masingnya memilki efek positif dan efek negatifnya. Misalnya terlalu banyak makan makanan yang memiliki karbohidrat tinggi, akan beresiko terkena diabetes yang siap mengakhiri hidup kita kapan saja. Jantung koroner dan stroke juga disebabkan karena makanan yang mengandung lemak tinggi sehingga akan menyumbat pmbuluh darah kita, yang akhirnya bisa merenggut kehidupan kita seccara diam-diam.
*Peningkatan hormon
Dalam tubuh kita protein dapat berupa enzim dan hormon yang sangat berguna sebagai katalis dan pengatur metabolisme serta sintesis berbagai bagian penting dalam tubuh (Wirahadikusumah, 1989: 34 – 35). Protein terutama dibutuhkan oleh mereka yang sedang dalam masa pertumbuhan, seperti pada masa remaja. Oleh karena itu remaja memerlukan lebih banyak protein dibandingkan mereka yang telah melewati masa remaja. Protein yang mereka konsumsi mempengaruhi produksi somatopedin, yaitu suatu fasili-tator pertumbuhan yang diproduksi oleh hati sebagai hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berfungsi sebagai penggerak utama kematangan seksual (www.menar khe.com). Selain itu protein juga berfungsi dalam sintesis beberapa hormon yang penting bagi remaja putri, yaitu hormon estrogen, progesteron, hormon lutinasi (Luteinizing Hormone/LH), dan hormon perangsang folikel (Folikel Stimulating Hormone/FSH) yang berperan ketika mereka memasuki masa pubertas, yaitu masa menstruasi awal yang dikenal dengan istilah menarkhe.
Selain protein, kelebihan konsumsi karbohidrat dan lemak juga dapat memicu terjadinya menstruasi (menarkhe) dini akibat kelebihan berat badan (obesitas). Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Dr. Rajalaksmi Laksmana dari Universitas Cambridge yang menyatakan sebagian besar kasus menstruasi dini berkaitan dengan jumlah lemak di dalam tubuh perempuan.
Dalam jurnal ”American Journal of Epidermiology” dikemukakan bahwa menarkhe seringkali dihubungkan dengan usia pendek (www.Dechacare.com). Hal ini bukan tanpa alasan, tetapi berdasarkan beberapa penelitian, diantaranya hasil penelitian yang menyatakan bahwa mereka yang menarkhe pada usia 10/11 tahun beresiko meninggal 10% lebih cepat dibandingkan mereka yang menarkhe pada usia 14 tahun
Hasil penelitian tersebut dikuatkan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandung-an, Dr. Ifsal Asril, SpOG yang menyatakan selama masih menstruasi, hormon estrogen akan tetap eksis dalam tubuh perempuan. Ketika seorang perempuan mengalami mens-truasi dini, maka akan mengalami masa menopause secara dini pula. Hal ini berarti pada usia yang relatif masih muda, hormon estrogen sudah tidak ada, padahal hormon ini ber-fungsi mencegah serangan jantung dan melindungi tulang. Dengan demikian menopause dini berakibat pada hilangnya perlindungan terhadap serangan jantung dan tulang, sehingga resiko terkena gangguan jantung dan tulang relatif besar. Wah, mengerikan sekali ternyata.
Berbicara panjang lebar mengenai pengaruh makan terhadap fisik atau tubuh kita, lalu bagaimana dengan kodisi psikologis kita ?
*Mood,kecemasan
Sebuah studi yang dihajat Universitas Melbourne, Australia menunjukkan, mereka yang lebih banyak mengonsumsi makanan modern seperti cola, hamburger, dan makanan olahan lainnya, lebih gampang mengalami bad mood ketimbang mereka yang mengonsumsi banyak makanan rumahan. Kesimpulan itu dirangkum setelah mereka melakukan penelitian terhadap 1.046 perempuan usia 20 hingga 90 tahun selama lebih dari 10 tahun. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan American Journal of Psychiatry itu, makanan olahan, makanan penuh tambahan bahan kimia, dan tinggi lemak berpengaruh buruk pada mood wanita. Sebaliknya, makanan segar semisal sayuran, buah, makanan yang diolah dari gandum, produk turunan susu rendah lemak, daging tanpa lemak, makanan rumahan lainnya akan mendukung kesehatan fisik dan kestabilan emosi.
Dari total of 925 perempuan yang diteliti, sebanyak 121 orang mengalami kecenderungan depresi dan kecemasan berlebihan. Saat diteliti lebih jauh pada kebiasaan makannya, ternyata mereka secara rutin mengonsumsi makanan ala Barat. Makanan sehari-hari mereka adalah hamburger, roti tepung putih, pizza, susu berperisa, beer, dan makanan manis olahan.
Sedang 30 persen responden sesekali menunjukkan gejala ketidakseimbangan emosi. Setelah diteliti, ternyata mereka lebih banyak mengonsumsi diet tradisional Australia, yaitu makanan dengan lebih banyak sayur, buah, ikan, daging sapi, kambing muda, dan gandum. Penelitian selain tentang makanan yang dikonsumsi juga melihat faktor usia, berat badan, status sosial dan ekonomi, pendidikan, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup antara lain berupa rokok dan minuman keras.
*Malas,tidak produktif
Makanan fast food dan teman-temannya sangat banyak mudharatnya daripda manfaatnya. Sifat malas untuk berproduktif biasanya akan timbul karena sering mengkonsumsi siap saji seperti ini. Konon katanya, berbagai macam zat kimia yang terkandung di dalamnya ternyata sangat berpengaruh terhadap aktivitas otak. Bandingkan kinerja otak orang yang sering makan makanan yang alami dengan yang siap saji seperti itu, pasti orang yang banyak makan makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan tubuh akan lebih maju pemikirannya.
*Sering menguap,suka mengantuk
Rasulullah bersabda dalam hadisnya, ”makanlah kamu sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang”, ini adalah salah satu ajaran mulia yang seharusnya kita amalkan, karena dengan makan yang berlebihan akan meminimalkan asupan oksigen yang disuplai dalam darah kita, sehingga akan menyebabkan kita mengantuk, dan akibat selanjutnya yang ditimbulkan adalah rasa malas dan tidak produktif, hal itulah yang membuat kita menjadi orang yang tertinggal kemajuan pemikirannya dengan orang lain.seperti pembahasan sebelumnya.
Ya,itu adalah sedikit rentetan dari pengaruh makanan terhada psikis kita yang mungkin akan membuka paradigma teman-teman mengenai makanan yang kita konsumsi.